Latihan Jantur Cupang Adu


Latihan Jantur bertujuan untuk melatih pernapasan agar ikan cupang adu mampu bertarung didasar arena. Disamping itu latihan ini juga bertujuan agar ikan cupang memiliki kekuatan yang besar dalam melancarkan pukulan ke lawan dan nafasnya kuat saat bertarung.

Sarana latihan:
Ada beberapa macam sarana yang dipergunakan untuk latihan yaitu:
1. Plastik.
Untuk latihan ini diperlukan plastik berdiamater 5 – 7 cm dengan panjang 400 cm. Plastik tersebut dibuat berlapis dua agar tidak mudah pecah atau bocor sehingga total panjangnya menjadi 200 cm. Ikat kuat bagian bawah plastik, kemudian gantungkan.

2. Aquarium kaca.
Akuarium yang biasa digunakan tinggi 75 – 150 cm dengan lebar 10 cm, dengan tatakan dengan ukuran 25 x 25 cm yang berfungsi agar akuarium dapat berdiri tegak. Kelebihan akuarium ini adalah selain tahan lama juga dapat dijadikan pajangan di ruang tamu.

3. Pipa PVC
Selain plastik dan akuarium kaca, pipa PVC yang berukuran 2,5 inchi dengan panjang 250 cm dapat digunakan. Namun pipa tersebut harus dibentuk seperti hurup U. Selanjutnya ujungnya diberi gantungan dari kawat.  Bagian pipa yang meninggi berkisar 75 – 100 cm, sedang bagian yang melengkung sekitar 50 cm.  Kekurangan menggunakan alat ini adalah ikan cupang yang dilatih tidak dapat dilihat, sehingga kesehatan ikan sulit di kontrol.

Persiapan sarana latihan
Setelah sarana latihan sudah siap, isilah alat tersebut dengan air dan tambahkan garam dapur sebanyak 1/4 sendok teh (setara 8 – 10 HD). Tambahkan daun ketapang untuk menstabilkan pH air dan biarkan selama 24 jam.

Pelaksanaan latihan
– Selama tiga hari pertama ikan tidak diberi pakan (dibuat kelaparan), ikan akan berenang turun naik untuk mencari makanan.
– Setelah tiga hari tidak diberi makanan, ikan cupang dapat diberi jentik nyamuk atau udang yang dipotong kecil – kecil hingga terlihat kenyang. Pemberian pakan hanya diberikan pada sore hari saja.
– Latihan ini dilakukan selama 20-30 hari agar mendapat hasil yang maksimal.

Tanda-tanda ikan cupang lulus latihan
ikan cupang akan berada didasar pada waktu istirahat atau malam hari.
– jika sedang mengambil udara di permukaan, gerakan naik-turunnya seperti dihentakkan.
– sisi tubuh dekat pangkal ekor ikan cupang seperti terdapat benjolan otot.
– warna tubuh ikan cupang bertambah gelap.

Setelah selesai melaksanakan latihan jantur, ikan dapat dipindahkan ke dalam stoples dan istirahatkan selama 2 – 3 hari. Selanjutnya ikan cupang dapat dipersiapkan untuk latihan mutar atau diaduk.


4 Komentar on “Latihan Jantur Cupang Adu”

  1. rody mengatakan:

    apa tdk mati ikan kalau dijantur

  2. junior mengatakan:

    GAN,KLO,ngak isirahat,ni.apa ikanboleh kawin lang sung tanpa ,cupang istirahat.apa boleh


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s