Cara berkembangbiak Cupang Adu


          Cupang adu terkenal sebagai ikan yang sanggup hidup pada tempat yang kadar oksigennya sangat kurang. Kesanggupannya bertahan kemungkinan karena cupang adu memiliki rongga labirin terletak diatas insang. Hal ini yang menyebabkan cupang adu dan kerabatnya dapat tetap hidup walaupun kadar oksigen terlarut di air sangat sedikit.

“Cupang aduan” ada banyak jenisnya.

Berdasarkan cara berkembangbiaknya dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu:

1. Ikan yang melakukan penetasan telur didalam mulut (mouth brooder).
Dimana cupang adu jantan memunguti telur yang sudah dibuahi dan memasukannya kedalam mulut sampai menetas. Begitu menetas, anak-anaknya segera dikeluarkan dari mulut. Induk jantan tetap menjaga, dan akan memasukkan anak-anaknya jika dalam keadaan bahaya. Sifat ini yang membuat cupang adu juga dijuluki betta fish care.
Beberapa cupang adu yang berkembangbiak dengan cara ini antara lain: betta pugnax, betta taeniata, betta unimaculata, betta picta, betta anabantoides, betta edithae (betta brederi) dan betta foerschi.

2.Ikan yang  melakukan penetasan telur didalam gelembung udara (buble nest breed)
Cupang adu jantan membuat gelembung udara dan diletakkan pada daun yang mengambang dipermukaan air. Setelah gelembung udara dianggap cukup, cupang adu jantan akan segera mengajak induk betina kebawah gelembung udara untuk melakukan perkawinan. Setelah dibuahi, cupang adu jantan akan memungut telur-telur dan menempatkannya pada gelembung udara. Telur dalam gelembung tersebut biasanya menetas dalam tiga hari.
Beberapa cupang adu yang bekembangbiak dengan cara ini antara lain:”betta arakensis, betta coccina, betta bellica, betta tasyaee, betta imbellis, betta smaragdina, dan betta splendens”.


Kedua cupang adu ini tidak bisa dikawinkan karena mempunyai ciri khas dalam proses perkembangbiakkannya.


3 Komentar on “Cara berkembangbiak Cupang Adu”

  1. thoriq mengatakan:

    bagaimana mengawinkan ikan cupang ?????
    tolong solusinya kk


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s