Pengobatan Cupang Adu


Untuk mengobati penyakit serta parasi yang menyerang cupang adu tersebut ada beberapa hal yang biasa dilakukan oleh para peternak ikan. Untuk pengobatan diperlukan wadah berupa stoples atau botol berkapasitas 1/4 liter. Isi setengah bagian wadah tersebut dengan air hangat, tambahkan garam sebanyak 1/2 sendok teh. Aduk hingga rata, kemudian diamkan hingga airnya menjadi dingin.

Kemudian masukkan antibiotika (amoksisilin 500 mg, tetrasiklin 500 mg, klindamisin 500 mg).
Kalau bentuknya berupa kaplet, obat tersebut harus ditumbuk halus. Kemudian dibagi menjadi 20 bagian agar diperoleh ukuran yang sesuai untuk air 1/4 liter.
Setelah antibiotik telah larut, cupang adu yang sakit dapat dimasukkan kedalam wadah dan dibiarkan selama 2 – 5 hari.
Kalau lukanya karena bertarung, biarkan cupang adu dalam larutan tersebut selama satu minggu atau sampai lukanya sembuh.

Antibiotik tersebut dapat diganti dengan Ptefuran atau Gold 100 yang berbahan aktif antibakteri dermatitis, bakteri red pest, dan bakteri antaristis.
Dosis obat: 5 gr untuk 5.000 liter air.

Larutan obat yang dipakai tersebut dapat digunakan hingga beberapa kali. Sisa obat dapat dipakai beberapa kali kalau warnanya tidak berubah atau air sudah keruh karena ada kotoran. Jangka waktunya sebulan.


9 Komentar on “Pengobatan Cupang Adu”

  1. *Thesauki mengatakan:

    Makasih Ya Gun

  2. dhians mengatakan:

    ribet ya… ini sering dihadapi para pemula, saya dahulu juga mengalami. tp adalah seni dari membudidayakan cupang adu. segala cara dan banyak obat yang digunakan, kadang berhasil dan kadang ikan malah mati semua. tanya ma teman penangkar lainnya, hasilnya sama aja. makin bingung…
    dari pengalaman tsb dpt diambil kesimpulan:
    – selalu menjaga kualitas air agar cupang adu tidak terserang penyakit.
    – ikan yg terserang penyakit segera diobati, jika/walaupun sembuh, biasaya ikan ini nantinya dijual kepasaran tuk anak sekolah (di medan disebut ikan CENDOL).

  3. aris mengatakan:

    kalo pake obat antibiotik buat orang gmna bsa gx mas ?

  4. Fandikwijaksana mengatakan:

    Maksih info nya gan

  5. dhians mengatakan:

    biasanya luka dsb akan sembuh dengan sendirinya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s