Maskoki | budidaya


Ada beberapa petunjuk praktis yang dapat digunakan dalam usaha membudidayakan maskoki.

  1. Jangan memelihara sejumlah besar maskoki dalam bak kecil, sebab ruang gerak dan suply oksigennya tidak mencukupiuntuk hidup secara layak. Sebaiknya maskoki dipelihara dalam kolam yang cukup luas dengan kepadatan tidak terlalu tinggi dan dilengkapi dengan peralatan penghasil oksigen (aerator). Karena jika kekurangan oksigen, maskoki cenderung akan srelalu muncul ke permukaan air.
  2. Jangan memberi pakan berlebihan, sebab dapat menurunkan kualitas air, terutama bila menggunakan pakan buatan. Makanan yang tidak habis akan mengendap di dasar kolam dan mengalami proses penguraian oleh bakteri pembusuk yang dapat membahayakan kesehatan maskoki. Berikanlah makanan pada saat maskoki lapar, dan hentikan pemberian makanan bila 25% jumlah maskoki telah meninggalkan tempat makan.
  3. Jangan memelihara maskoki selamanya dalam ruangan tertutup. Maskoki juga membutuhkanudara segar dan cahaya matahari. Dianjurkan meletakkan akuarium sesekali di tempat terbuka dan cukup banyak menerima cahaya matahari.
  4. Jangan terlalu sering mengganti air, ini mengakibatkan maskoki menjadi lemah. Jumlah air yang diganti jangan melebihi 20% dari total volume air dan sebaiknya diendapkan dahulu selama 24 jam.
  5. Jangan mencuci kolam pemeliharaan maskoki terlalu sering, kecuali untuk kolam yang terletak di ruang tertutup. Sebaiknya pelihara organisme lain yang dapat membantu dan menjaga kebersihan kolam, misalnya alga hijau utuk mengontrol kekeruhan air kolam, atau ikan sapu kaca (Hypostomus plecostomus) untuk menyapu sisa makanan dan lumut di dalam kolam.
  6. Jangan lupa memberikan desinfektan pada kolam, ini akan mencegah terjadinya serangan penyakit atau parasit yang dapat merugikan usaha budidaya maskoki. Jika hendak memasukkan atau mengirim maskoki, sebaiknya direndam dahulu dengan desinfektan agar terhindar dari penyakit.
  7. Agar maskoki yang diangkut tetap segar sampai ke tujuan, perlu diperhatikan waktu pengangkutan, daya tahan ikan, jumlah ikan yang diangkut per wadah serta penanganannya di tempat tujuan.
  8. Jangan memelihara ikan buas atau galak dalam satu wadah dengan maskoki. Sebab ikan tersebut akan merusak sirip, mengganggu, bahkan membunuh maskoki. Sebaiknya pilih ikan yang suka damai seperti: manvis,zebra, kaisar, platy koral atau neon tetra. Jangan sekali – kali menggabungkan dengan ikan suatera, niasa atau cupang.
  9. Hidari benda – benda tajam dalam wadah maskoki yang dapat mengakibatkan kerusakan atau luka pada tubuhnya.
  10. Lakukan beberapa kali proses seleksi agar dapat diperoleh maskoki dengan kualitas nomor satu sebagai komoditas utama dan sisanya akan terus dipelihara sebagai komoditas sampingan.
  11. Sebaiknya sering berkonsultasi dengan ahli perikanan serta Dinas Perikanan untuk meningkatkan hasil serta pengetahuan yang baru.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s