Sifat dan karakter maskoki


Suhu
Meskipun cenderung hidup di air tawar yang bersuhu hangat, maskoki dapat hidup di perairan dengan suhu yang berkisar antara 12 – 13°C . Di daerah yang mempunyai empat musim, maskoki melakukan aktivitas pada musim semi, yaitu ketika suhu lingkungan mencapai 12 – 20°C. Sedang di daerah tropis, maskoki lebih produktif karena suhu lingkungannya lebih hangat yaitu serkitar 23 – 29°C. Perubahan suhu lebih dari 50°C yang terjadi secara tiba – tiba dapat memetikan telur – telur maskoki, sedangkan perubahan suhu melebihi 10°C akan mengakibatkan kematian bagi anak – anak maskoki.

Reproduksi
Pemijahan maskoki dilakukan induk betina dengan melepaskan telur – telur secara bertahap dan kemudian dibuahi oleh sperma dari induk jantan. Waktu pengeluaran telur kedalam air adalah pagi hari saat matahari mulai terbit dan berakhir pada siang hari. Masa inkubasi telur di pengaruhi suhu lingkungan. Untuk daerah tropis, suhu optimum untuk inkubasi telur adalah 20 – 25°C, dimana telur akan menetas setelah 4 hari. Pada suhu 27°C telur menetas setelah 3 hari, sedangkan pada suhu 13°C telur menetas setelah 5 hari.

Siklus hidup
Maskoki mulai berenang pada umur 2 – 3 hari, ketika itu tubuhnya masih sebesar jarum pentul. Pada usia 2 minggu mencapai ukuran 1 cm dan pada usia 1 bulan mencapai 2 cm. Pemijahan dapat dilakukan ketika maskoki sudah berusia 7 – 8 bulan, tetapi hasil pemijahan yang terbaik adalah ketika induk sudah berumur 2 tahun. Rata – rata umur maskoki adalah 20 tahun, bahkan pernah ditemukan maskoki dengan umur terpanjang yaitu 28 tahun.

Kolam
Maskoki dapat hidup dengan baik di kolam  yang berukuran luas maupun di dalam bak – bak kecil. Maskoki juga dipelihara di dalam akuarium.

Makanan
Maskoki yang belum dewasa umumnya membutuhkan hewan – hewan air yang kecil sebagai makanan utamanya. Setelah dewasa maskoki akan memakan tanaman hidup yang tumbuh di lingkungan perairan tempat tinggalnya.

Cahaya
Cahaya mempengaruhi kehidupan maskoki, karena adanya cahaya yang cukup dapat mempertahankan kelangsungan hidup organisme air tawar, baik hewan maupun tumbuhan air, yang diperlukan sebagai makanan maskoki.

Oksigen
Kebutuhan oksigen tergantung pada suhu lingkungan, ukuran serta aktivitas ikan. Sumber oksigen di kolam berasal dari: aerator, proses fotosintesis tanaman air, difusi oksigen dari udara ke dalam air seperti pada sistem air deras (ranning water)

Indera
Syaraf penciuman maskoki sangat tajam sehingga mampu mencari makanan dengan memanfaatkan indera penciuman. Selain itu maskoki sangat peka terhadap getaran dan gerakan air.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s