Ketapang

Ketapang atau katapang (Terminalia catappa) adalah nama sejenis pohon tepi pantai yang rindang.  Lekas tumbuh dan membentuk tajuk indah bertingkat-tingkat, ketapang kerap dijadikan pohon peneduh di taman-taman dan tepi jalan.

Pohon ketapang tingginya dapat mencapai 40 m. Bertajuk rindang dengan cabang-cabang yang tumbuh mendatar dan bertingkat-tingkat,  pohon yang muda sering nampak seperti pagoda.


Daun ketapang lebar berbentuk bulat telur dengan pangkal daun runcing dan ujung daun lebih tumpul. Pertulangan daun sejajar dengan tepi daun berombak. Daunnya meluruh (meranggas) dua kali dalam setahun. Bunga ketapang berukuran kecil dan terkumpul dalam bulir dekat ujung ranting berwarna kuning kehijauan dengan panjang sekitar 8–25 cm. Buahnya batu berbentuk bulat telur agak gepeng dan bersegi. Saat muda buah ketapang berwarna hijau kekuningan dan berubah menjadi ungu kemerahan saat matang.Ketapang (Terminalia catappa) merupakan tumbuhan asli dari Asia Tenggara, dan tersebar hampir di seluruh daerah di Asia Tenggara termasuk di Indonesia. Tumbuhan ini juga biasa ditanam di Australia, India, Madagaskar hingga Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

Ketapang disebutkan sebagai resep asia untuk mengatasi persoalan air. Kebanyakan ikan tropis yang hidup di sungai dan danau memiliki air yang berwarna gelap kecoklat-coklatan. Ditemukan fakta bahwa ikan cupang yang tinggal di sekitar air gelap akibat ketapang, jauh lebih sehat dan indah.
Pohon ini dikenal menghasilkan suatu racun pada daun-daunnya untuk mempertahankan dirinya terhadap serangga parasit. Daun-daun yang mengeringkan jatuh masuk ke air akan menimbulkan warna coklat kuat. Larutan ini penuh dengan asam organik seperti humic dan tannin.
Ketapang yang mengering dapat melepaskan asam organik seperti humic dan tannin, yang dapat menurunkan pH air, dan menyerap bahan-kimia berbahaya dan memberikan kondisi air yang nyaman bagi ikan. Rebusan daun ketapang (untuk menurunkan Ph Air , membuat bakteri mati , membuat black water).
– Jemur Daun ketapang Hingga Kering
– Rebus seperlunya daun ketapang dengan 1-2 Lt air.
– Campurkan ke tank cupang adu

Terlalu banyak pemberian daun ketapang kering kedalam air dapat membuat pH semakin rendah. Maka sesuaikanlah pemakaian ketapang kering agar memberikan efek yang optimal kepada ikan. Inilah sebuah resep Asia yang sekarang mulai diinstankan dalam botol kemasan bermerek, salah satunya adalah Atison Betta Spa produk dari Ocean Nutrion
Iklan

Beli Ikan Cupang dari Pasar Ikan Hias

Hal yang perlu diperhatikan saat membeli ikan cupang

Jangan menanyakan nomor seri ikan cupang yang sedang terkenal, karena harganya akan tinggi dan kemungkinan ikan cupang akan dipalsukan.

Setiap stoples cupang adu biasanya ditempeli nomor seri. Jika bentuk tubuh dan sirip ikan cupang ada yang tidak sesuai dengan nomor seri, kejujuran penjual patut dicurigai.

Jika guratan tidak lurus pada tulang sirip ekor dan warnanya berbeda, kemungkinan cupang adu tersebut “seken”.

Perhatikan sisik sekitar pangkal ekor. Kalau tidak rapat, diperkirakan sisik tersebut masih baru. Diperkirakan ikan cupang tersebut berumur enam bulan atau kemungkinan cupang adu tersebut sudah pernah di adu.

Perhatikan kepalanya. Bila dikepala ada guratan sisik, diperkirakan cupang adu telah berumur delapan bulan.

Pilih cupang adu yang bergigi tajam. Ini ditandai bila pada bibir bagian bawah sebelah dalam terlihat bintik kecil berwarna hitam.

Pilih cupang adu  yang bersisisk kuat. Sisik yang kuat apabila sisik di seluruh tubuhnya rata dan berwarna cemerlang.

Jika cupang adu berdasi merah, sirip bawahnya terdapat guratan hitam vertikal, cupang tersebut dari spesies Betta imbellis var. domestica.
Jika cupang adu berdasi merah, sirip bawahnya tidak terdapat guratan, cupang tersebut dari spesies Betta splendens (cupang bangkok)

Jika cupang adu berdasi hitam, tubuhnya hijau tua, serta bagian ekor dan sirip punggung sedikit bertotol – totol hitam, cupangadu tersebut dari spesies Betta smaragdina var. domestica.

Jika cupang adu berdasi hitam, tubuhnya biru tua, cupang adu  tersebut diperkirakan dari spesies Betta smaragdina var. malayan atau Betta smaragdina var. domestica.

Biasanya pedagang profesional membedakan cupang adu dengan cupang hias melalui air yang dipakai. Air untuk cupang adu biasanya berwarna kecoklatan karena daun ketapang yang digunakan.

Lakukan pembelian hanya pada satu atau dua pedagang saja. Biasanya pedagang mempunyai cupang adu istimewa yang hanya dijual kepada pelanggan saja. Cupang adu tersebut tidak di pajang di etalase, tetapi di simpan di rumah atau ruangan khusus.


Beli Ikan Cupang dari Penangkar

Jika konsumen langsung membeli ikan cupang dari penangkar, para penangkar menghadapi resiko. Jika ikan cupang yang di beli ternyata kalah saat diadu, tidak jarang konsumen tidak akan membeli lagi ikan cupang dari lubuk yang sama karena takut kalah lagi.
Apabila anda tidak ingin salah membeli ikan cupang yang berkualitas dari penangkar, ada beberapa kriteria yang harus diketahui:

Perhatikan warna tubuhnya.
Kalau cupang adu warnanya kelabu muda dan transparan dibagian pangkal ekor, ikan cupang diperkirakan baru berumur lima bulan. Pada umur lima bulan, biasanya sisik ikan cupang belum begitu keras sehingga mudah lepas saat di adu. Oleh sebab itu, rawat dahulu ikan cupang tersebut minimal 1,5 bulan hingga benar – benar sudah siap untuk di adu.

Jangan membeli ikan cupang yang berukuran besar dan bongsor. Ikan cupang yang bertubuh besar biasanya sangat susah dicarikan lawan tanding. Ini berati lawan yang bakal dihadapi kemungkinan berumur tua sehingga sisik serta giginya sudah kuat.

Biasanya ikan cupang dalam satu lubuk memiliki warna yang bervariasi, Yaitu hijau, biru, atau silver kombinasi merah. Pilihlah warna ikan cupang yang sama dengan induk pejantannya, karena biasanya gaya bertarungnya mirip dengan induknya.

Pilihlah ikan cupang yang sirip insangnya merah transparan karena dianggap lebih ganas dan sering menang. Namun sayangnya ikan tersebut sulit ditemukan.

Perhatikan kesehatannya.
Gerakan ikan cupang yang sehat selalu lincah dan cenderung agresif. Wadah serta airnya bersih dari sisa – sisa makanan.

Jangan lupa menanyakan seri dan gelar ikan cupang yang akan dipilih.

Biasakan membeli ikan cupang hanya pada satu penangkar. Lakukan pendekatan persuasif. Umumnya setiap penangkar memiliki lubuk yang istimewa yang hanya dijual kepada pelanggannya saja.


Mutar / Ngaduk (Ikan Cupang)

Latihan mutar atau ngaduk bertujuan untuk memperkuat fisik dan mental ikan cupang agar lebih agresif. Mutar adalah tahapan yang harus dilakukan setelah latihan jantur.

Pelaksanaan latihan

Dekatkan dua buah stoples yang telah berisi ikan cupang yang akan dilatih

Buka sekat penghalang dan biarkan ikan cupang berpandangan beberapa saat

Aduk air di dalam stoples sebelah kiri searah jarum jam, sedang stoples sebelah kanan diaduk berlawanan dengan arah jarum jam. Pengadukan ikan cupang dihentikan pada hitungan 10.

Biarkan airnya tenang kembali (cupang adu istirahat), ulangi pengadukan yang sama sehingga lima kali berturut – turut

Tutup kembali sekat penghalang dan biarkan ikan cupang beristirahat beberapa saat

Pindahkan posisi stoples, sebelah kiri menjadi sebelah kanan atau sebelah kanan menjadi sebelah kiri

Lakukan kembali pengadukan seperti semula.

Setelah selesai, tutup kembali sekat penghalang dan biarkan ikan beristirahat hingga sore hari

Sore hari, lakukan kembali latihan dengan cara yang sama seperti pagi hari

Setelah istirahat, cupang adu diberi pakan sampai kenyang

Lakukan latihan tersebut terus – menerus hingga empat hari berturut – turut dengan jumlah adukan semakin ditingkatkan. Hari kedua 15 putaran, ketiga 20 putaran, keempat 25 putaran.

Setelah empat hari latihan, ikan cupang di istirahatkan selama tiga hari. Tutup semua sisi stoples. Pada masa istirahat ini ikan cupang harus diberi makan secukupnya pada pagi dan sore hari.

Setelah melewati latihan fisik tersebut, ikan cupang sudah memiliki fisik dan mental yang lebih agresif. Namun tidak semua ikan cupang akan langsung dapat dipertarungkan setelah latihan, tetapi hanya yang lulus latihan saja. Ikan cupang dianggap sudah lulus latihan mutar jika sudah menunjukkan tanda – tanda sebagai berikut:
– setiap dilakukan putaran ikan berenang dengan gaya yang dihentakkan dan tidak terbawa arus.
ikan cupangtidak selalu menghirup udara di permukaan air.
ikan cupangbertambah agresif.
– saat istirahat tubuh ikan cupang tidak berubah menjadi pucat.



Perawatan Burayak Ikan Cupang

Burayak merupakan ikan yang berumur 0 – 3 bulan yang berukuran 3 – 12 mm. Burayak yang dipilih sesuai dengan tipe ikan cupang yang akan dipelihara. Merawat burayak ikan cupang adu biasanya mempergunakan bak semen yang berukuran 100 x 100 x 30 cm. Bak semen yang dipergunakan sebanyak tiga buah. Pada dasar kolam dibuat lubang kontrol yang berfungsi untuk mengurangi atau menguras air kolam.

Selesai dibuat, bak diisi air dan dibiarkan selama seminggu, lalu dikuras dan diganti dengan air baru. Air baru inipun harus dibiarkan selama seminggu sebelum dikuras. Selanjutnya bak tak diisi air selama tiga hari.

Seandainya kolam ingin diisi dengan tanaman air, suci hamakan dahulu tanaman tersebut dengan cara merendamnya dalam air yang sudah diberi antibiotika supertetrasiklin sebanyak 2 ppm. Dimana perendaman ini dilakukan selama 2 jam.
Setelah disiapkan, bak tersebut dapat diisi dengan burayak berukuran maksimal 2 cm dengan populasi setiap bak sebanyak 75 ekor. Walaupun bak ikan cupang yang disediakan sebanyak tiga buah, tetapi yang diisi burayak hanya dua kolam. Kolam yang satunya berfungsi untuk menampung hasil seleksi selanjutnya.

Pada bulan pertama, burayak diberi kutu air yang harus tersedia setiap hari.
Pada bulan kedua, burayak sudah dapat disebut anak cupang.
Pada umur dua bulan inilah ikan diseleksi perkembangannya. Ikan cupang yang pertumbuhannya jelek dipindahkan ke kolam kosong.
Waktu penyeleksian yang terbaik adalah sore hari setelah ikan cupang di beri makan.
Pemindahan harus dilakukan secara serentak agar ikan tidak berkelahi karena perbedaan lubuk.
Selanjtnya ikan cupang sudah dapat diberi pakan jentik nyamuk (cuk)

Untuk mencegah serangan penyakit atau parasit, volume air dikurangi hingga setengah bagian dan diganti dengan air yang baru. Setelah itu, larutkan bubuk abate ke dalam bak.

Kalau ada burayak ikan cupang adu yang sakit, pindahkan burayak tersebut ke dalam stoples. Burayak yang sakit di obati dengan 5 ppm prefuran selama 10 menit. Setelah di obati, ikan tersebut jangan langsung dimasukkan ke dalam kolam, Ganti setengah air kolam atau bak dengan air yang baru. Ke dalam air bak bubuhkan antibiotika prefuran atau tetrasiklin 10 ppm.


Proses Pemijahan Ikan Cupang

Umumnya ikan cupang termasuk kelompok ikan yang membuat gelembung udara pada saat ingin kawin. Untuk itu diperlukan tanaman air agar ikan cupang dapat menempelkan gelembung udaranya. Tanaman ini dapat berupa tanaman air yang berdaun lebar seperti eceng gondok (Eihornia crassipes) dan kiambang (Pistia stratiotes).  Setelah itu ikan cupang dapat dimasukkan ke dalam bak pemijahan. Bila memang sudah siap kawin, cupang adujantan agar segera menempelkan gelembung udara ke daun. Ikan cupang betina dapat dimasukkan apabila gelembung udara sudah cukup banyak. Ikan cupang jantan yang sedang mencari pasangan akan segera menghampiri betina. Lalu ikan cupang betina akan diajak untuk mendekati gelembung udara, dipeluk sehingga keduanya menempel dan tak bergerak. Beberapa saat kemudian, telur keluar dari tubuh ikan cupang betina dan segera dibuahi oleh induk jantan. Telur – telur tersebut ditangkap oleh mulut cupang adu jantan, lalu ditempelkan di gelembung udara.Penempelan dilakukan dengan cara menyemburkan telur tersebut dari mulutnya.
Setelah telur disemburkan, induk jantan akan mendekati kembali induk betina untuk kawin lagi. Proses ini dilakukan berkali – kali sekitar 3 – 4 jam. Perkawinan akan selesai jika induk betina sudah tidak mengeluarkan telur – telur atau induk jantan sudah mengusir betinanya. Inilah waktu yang oaling tepat untuk mengangkat induk ikan cupang betina. Bila tidak segera di angkat, induk jantan akan terus menyerang dan melukai induk betina.
Induk ikan cupang betina yang baru dikawinkan di istirahatkan di tempat atau bak terpisah. Induk ikan cupang betina siap dikawinkan kembali setelah beristirahat selama 2 – 3 minggu. Pada saat induk ikan cupangbetina beristirahat, induk cupang adu jantan akan menjaga telur – telur hingga menetas.  Umumnya telur akan menetas stelah 3 hari.

Saat baru menetas, larva cupang adu membawa kuning telur sebagai cadangan makanan sebelum sanggup memakan pakan yang diberikan. SEbaiknya sat ini tidak memberikan pakan untuk larva cupang, karena makan tersebut akan membusuk dan dapat mempengaruhi kesehatan cupang. Pada awal kehidupannya, larva cupang sering jatuh kedasar kolam karena belum pandai berenang. Larva tersebut akan oleh induk jantan, kemudian disemburkan ke gelembung udara. Induk jantan dapat dipindahkan jika gelembung udara telah habis. Pada 3 – 4 pertama, larva cupang diberi pakan infusoria, lalu kutu air.
Populasi larva dibuat padat agar ukuran tubuhnya saat dewasa tetap kontet atau kerdil meskipun umurnya sudah tua. Dengan demikian, penampilannya tetap tampak muda, padahal sisik dan giginya sudah sekuat cupang tua. Ini adalah trik yang sengaja dilakukan agar cupang tua (umur 8 bulan) dapat diadu dengan cupang umur 6 -7 bulan.

Persiapan lnduk Ikan Cupang

        Untuk memijahkanikan cupang, induk ikan cupang jantan sehat tidaklah cukup, kita harus mengetahui cara bertempurnya diarena. Keandalan tersebut meliputi gaya bertarung dan kekuatan. Betta smaragdina biasanya dijadikan induk karena tahan pukulan dan mampu bertarung sampai mati. Biasanya ikan cupang jantan Betta smaragdina di kawinkan dengan ikan cupang betina spesies Betta imbellis varietas lokal, keturunannya sering menjadi juara di arena pertarungan.
 Pernah ada ikan cupang adu singapura (betta imbellis var. domestica) yang merupakan hasil penangkar lokal selalu menjadi pemenanag di beberapa arena. Pukulan andalannya adalah nombak sentak dengan arah pukulan pangkal ekor. Sementara gaya bertarungnya fighter murni. Setelah tidak dipertarungkan lagi, ikan cupang tersebut akhirnya di jadikan induk.
Sangat jarang  ikan cupang yang berumur lebih dari 9 bulan diturunkan ke arena pertarungan. Bukan karena ikan cupang tersebut sudah kehabisan tenaga, tetapi karena ikan cupang adu tersebut tubuhnya sudah terlalu besar sehingga sulit untuk mencari lawan tanding. Biasanya ikan cupang adu yang telah di pensiunkan dan dijadikan induk.
Untuk dijadikan induk, jantan ikan cupang adu harus dicarikan pasangan kawinnya. Kriteria ikan cupang adu betina untuk induk harus matang kelamin atau umurnya sudah diatas lima bulan. Selain itu usahakan induk ikan cupang betina dipilih dari lubuk yang telah menghasilkan jagoan. Semua kriteria ini bertujuan untuk menghasilkan cupang adu yang berkualitas. Penentuan jenis kelamin cupang adu sangat mudah. Tubuhikan cupang jantan berwarna cerah dan langsing, sedangkan ikan cupang betina berwarna agak pudar dan bertubuh gendut. Sirip ekor ikan cupang jantan relatif lebih besar dibanding cupang adu betinanya.
Sebelum dikawinkan, ikan cupang jantan dan ikan cupang betina harus dipelihara ditempat terpisah. Setelah keduanya siap memijah, barulah keduanya dimasukkan kedalam tempat pemijahan. Ciri induk ikan cupangjantan siap dipijahkan yaitu penutup insang tampak warna merah atau hijau menyala dan ikan sudah membuat gelembung gelembung udara.
Ciri induk betina yang siap kawin ditandai dengan perutnya yang tampak besar, warna tubuhnya pucat, dan tingkah lakunya jinak.
Cupang adu termasuk jenis ikan yang pilih – pilih pasangan. Belum tentu cupang adu jantan dan cupang adu betina yang dijodohkan benar – benar mau kawin. Kalau setelah empat hari dijodohkan tetapi belum ada perkawinan, maka keduanya tidak berjodoh. Untuk itu perlu dicarikan induk ikan cupang betina yang baru untuk menggantikan ikan cupang betina yang tidak mau kawin.